Target waktu Ideal
Target waktu, setiap goal atau target yang ingin kita capai idealnya harus memiliki batas waktu. Pada tahun berapa kita ingin meraihnya, di bulan apa, dan mungkin bisa lebih spesifik lagi pada tanggal berapa.
Adanya target waktu yang jelas dan spesifik akan memberikan dorongan psikologis positif pada diri kita sehingga lebih termotivasi dan bersungguh-sungguh dalam mewujudkannya. Kita juga bisa lebih fokus dalam menyusun langkah-langkah strategis demi tercapainya goal tersebut.
Untuk menggambarkan betapa pentingnya target waktu, saya ingin mengulas sedikit tentang target bersama yang telah saya tulis pada postingan sebelumnya. Kali ini, saya akan buat sebuah contoh sederhana.
Dio dan Teguh adalah dua sahabat yang bekerja pada sebuah perusahaan di Jakarta. Mereka bekerja dengan baik, disiplin dan telah menunjukkan loyalitasnya yang tinggi pada perusahaan. Namun, gaji yang mereka terima ternyata jauh lebih kecil dibandingkan teman-teman kuliahnya dulu dan hanya mampu untuk hidup pas-pasan di ibu kota.
Keduanya lalu sepakat untuk merubah nasib menjadi lebih baik di tahun depan, dan sebuah target pun dicanangkan. Berikut dialog Dio dan Teguh:
Dio : “Guh, saya ingin tahun depan punya penghasilan Rp.5 juta/bulan, menurutmu gimana ?”
Teguh : “Baguslah… tapi caranya ?”
Dio : “Itu belakangan, sekarang yang penting adalah tekad dan keinginan dulu, soal caranya bagaimana saya akan pikirkan belakangan.”
Teguh: “Menarik… hebat juga kamu “
Dio : “Emang kamu gak pengen punya penghasilan segitu ?”
Teguh : “Ya… pengen lah, tapi itu dia caranya gimana ?”
Dio : “Hmm… (mikir) gini aja deh, gimana kalau kita buat target bersama, kita bikin goal kalau tahun depan harus punya penghasilan sedikitnya Rp.5 juta/bulan, dan yang mampu mencapainya wajib nraktir. Gimana ? Nah, sebaliknya kalau kita berdua justru mampu mencapainya, apalagi yang ditunggu… kita adakan pesta.”
Teguh : “Menarik juga, oke deh jadi.., tapi kamu punya ide gak ?”
Dio : “Belum ada. Tapi justru itu, mulai sekarang kita harus pikirkan caranya, bisa mulai cari-cari pekerjaan lain yang lebih layak, bisa merintis usaha yang prospektif atau apa pun terserah, yang penting uang itu harus halal.”
Teguh : “Oke kita sepakat ya, tahun depan di tanggal, bulan dan tahun yang sama dengan hari ini, kita buktikan kalau kita mampu mencapinya, tapi…..”
Dio : “Tapi apa lagi ?”
Teguh : “Jangan Rp. 5 juta dunk, kayana ketinggian, Rp 4 juta aja dulu deh gimana ?
“
Dio : “Oke, gak apa-apa, sepakat ya..”
Ini hanya contoh sederhana yang mudah-mudahan bisa memicu semangat sahabat untuk lebih serius lagi dalam mengejar dan merealisasikan Goal-nya.
12 Comments »
Filed under: Bacaan Motivasi, Catatanku tagged batas waktu, pentingnya target waktu, Target Bersama, target waktu, target waktu ideal
Target Bersama. Kalau kita membacanya hanya sekilas, pencanangan target ini seolah lebih ditekankan kepada pasangan kekasih atau pasangan suami istri yang sudah menikah, padahal tidak demikian yang saya maksud.
10/10/10 - Kombinasi bilangan ini begitu unik, dimana semuanya serba 10, dan itu bukanlah nomer sandi, nomor togel, atau nomor handphone seseorang. Bilangan itu tidak lain merupakan manifestasi dari hitungan tanggal, bulan dan tahun Masehi, yakni tanggal 10 bulan 10 dan tahun 2010.
Cerita Segelas Susu - Ini adalah salah satu cerita hikmah yang sangat menarik dan menyimpan pesan moral yang cukup dalam, yakni tentang makna sebuah kebaikan. Saya posting cerita ini bertepatan dengan
Cinta seorang ibu jauh lebih besar dari cinta anak kepada ibunya. Cinta beliau tak dapat diukur dan dinilai dengan uang, atau sesuatu yang sifatnya materi. Kita jangan pernah
Saya mempunyai banyak artikel menarik yang tersimpan dalam hard disk komputer, dan tulisan ini adalah salah satunya. Tapi.., mohon maaf saya tidak dapat mencantumkan nama penulis serta link sumber tulisan ini, karena saya memang benar-benar tidak tahu. Maaf !
Mengendalikan mimpi - Judul yang saya buat ini mungkin menggelitik sebagian orang, terkesan aneh, nyeleneh atau mengada-ada. Tapi tema itulah yang memang akan saya bawakan disini. Apa yang saya tulis ini bukan sebuah kisah hikmah seperti
Menyadari mimpi yang saya maksud disini adalah kita sadar betul kalau kita sedang tidur dan tengah berada di alam mimpi. Jadi ini adalah sebuah mimpi dalam arti yang sebenarnya, bukan mimpi dalam konotasi lain seperti mimpi ingin menjadi dokter, mimpi ingin jadi pengusaha, atau mimpi ingin bertemu penyanyi seksi seperti
Masayu Anastasia dikabarkan membawa putrinya, Samara, ke hutan untuk keperluan syuting. Ia terpaksa melakukan ini karena tak mau meninggalkan si buah hati. Kemana pun ia pergi, ia selalu membawa sang putri, termasuk ketika menjalani
Pendeta Pembakar Al-Qur’an Tewas Terpanggang. Begitulah berita yang kini heboh dan dengan cepat menyebar luas kemana-mana. Padahal keakuratan berita ini sendiri masih simpang siur. Artinya.., informasi ini belum dapat dipertanggung-jawabkan kebenarannya, ada yang menyebutkan kalau sebenarnya pendeta ini masih hidup, sementara yang lain meyakini pendeta ini telah tewas mengenaskan karena terpanggang dalam sebuah kecelakaan mobil.
